You are here
Uncategorized 

Saat nilai Kebhinneka Tunggal Ikaan masih tergadaikan, di Teras Boyolali

BOYOLALI (LN) – Pengajian Majelis Tafsir Al Quran (MTA) yang sempat pindah dan menunggu sidang PTUN, dan pengajian perdana di Desa Bentangan Teras Boyolali kembali digagalkan sekelompok orang, padahal beberapa waktu yang lalu sidang PTUN di Pengadilan Negeri semarang telah dimenangkan oleh pihak MTA 6/5/2017.

Warga MTA yang akan melaksanakan pengajian namun tidak bisa masuk gedung dikarenakan jalan akses masuk dipagar bambu yang penuh, jangankan motor orang lewatpun tidak bisa masuk lokasi penajian.

Dan akhirnya pengajian di gelar didepan blokade, pengajian diisi oleh Ustadz Harto yang dalam penyampaianya berpesan wajibnya mencari ilmu itu sama halnya dengan sholat, puasa dan zakat maka dari itu kita harus bersabar dan melaksanakan perintah Allah SWT.

Kapolres Boyolali AKBP Aries Andhi menegaskan “Akan segera membuka blokade ini secepatnya tidak sampai sabtu depan bahkan besok pagi pun akan segera di buka” ujarnnya. Kapores Boyolali akan sosialisasikan dengan sekelompok orang yang menolak pengaji MTA agar lingkungan tetap aman dan kondusif.

Setelah pengajian diakhiri warga MTA membubarkan diri dengan tertib dan aman.


Related posts

Leave a Comment